Gallery

Tampilkan postingan dengan label Database. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Database. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 22 Agustus 2015
no image

Penggunaan teknologi dalam sebuah perusahaan, institusi ataupun organisasi mempunyai peranan penting guna mencapai tujuan. Suatu perusahaan dituntut untuk bekerja se-efisien mungkin supaya bisa bertahan di atas kerasnya persaingan. Salah satu teknologi yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan, institusi maupun organisasi adalah teknologi dalam memproses data sehingga menjadi informasi yang beguna, teknologi yang dimaksud adalah sistem pengolahan basis data atau database. Penggunaan database yang baik pada perusahaan retail misalnya, mampu membantu seorang kasir bekerja lebih cepat ketika mencari jumlah barang atau harga barang yang akan dijual. Begitupun dengan admin, database mempermudah ketika pencarian stok persediaan, barang paling laku dan banyak lagi yang lainnya.
Beberapa contoh aplikasi yang membutuhkan database sebagai landasannya antara lain: transaksi perbankan, pemesanan tiket, aplikasi pemrosesan penjualan dan pembelian pada perusahaan dagang, absensi perusahaan serta sistem penggajian karyawan pada perusahaan, aplikasi akademik, aplikasi pencatatan pajak, dan lain sebagainya. Selain dapat meningkatkan kinerja sebuah perusahaan, penggunaan database masih memiliki banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan.

Pengertian Database Menurut Para Ahli

Pengertian Database
Pengertian Database – Sumber Gambar: sct.emu.edu.tr

Pengertian database adalah sekumpulan data yang sudah disusun sedemikan rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berelasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi. Selain itu adapula yang mendefinisikan database sebagai kumpulan file, tabel, atau arsip yang saling terhubung yang disimpan dalam media elektronik. Beberapa manfaat database yang bisa kita dapatkan antara lain:

Manfaat Penggunaan Database

  • Kecepatan dan Kemudahan
Database memiliki kemampuan dalam menyeleksi data sehingga menjadi suatu kelompok yang terurut dengan cepat. Hal inilah yang ahirnya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan secara cepat pula. Seberapa cepat pemrosesan data oleh database tergantung pula pada perancangan databasenya.
  • Pemakaian Bersama-sama
Suatu database bisa digunakan oleh siapa saja dalam suatu perusahaan. Sebagai contoh database mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi dibutuhkan oleh beberapa bagian, seperti bagian admin, bagian keuangan, bagian akademik. Kesemua bidang tersebut membutuhkan database mahasiswa namun tidak perlu masing-masing bagian membuat databasenya sendiri, cukup database mahasiswa satu saja yang disimpan di server pusat. Nanti aplikasi dari masing-masing bagian bisa terhubung ke database mahasiswa tersebut.
  • Kontrol data terpusat
Masih berkaitan dengan point ke dua, meskipun pada suatu perusahaan memiliki banyak bagian atau divisi tapi database yang diperlukan tetap satu saja. Hal ini mempermudah pengontrolan data seperti ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka kita perlu mengupdate semua data di masing-masing bagian atau divisi, tetapi cukup di satu database saja yang ada di server pusat.
  • Menghemat biaya perangkat
Dengan memiliki database secara terpusat maka di masing-masing divisi tidak memerlukan perangkat untuk menyimpan database berhubung database yang dibutuhkan hanya satu yaitu yang disimpan di server pusat, ini tentunya memangkas biaya pembelian perangkat.
  • Keamanan Data
Hampir semua Aplikasi manajemen database sekarang memiliki fasilitas manajemen pengguna. Manajemen pengguna ini mampu membuat hak akses yang berbeda-beda disesuaikan dengan kepentingan maupun posisi pengguna. Selain itu data yang tersimpan di database diperlukan password untuk mengaksesnya.
  • Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Dalam poin ini database yang dirancang dengan sangat baik, sehingga si perusahaan memerlukan aplikasi baru tidak perlu membuat database yang baru juga, atau tidak perlu mengubah kembali struktur database yang sudah ada. Sehingga Si pembuat aplikasi atau programmer hanya cukup membuat atau pengatur antarmuka aplikasinya saja.
Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar. Penggunaan database sekaligus teknologi jaringan komputer telah banyak digunakan oleh berbagai macam perusahaan, contohnya saja perbankan yang memiliki cabang di setiap kotanya. Perusahaan Bank tersebut hanya memiliki satu database yang disimpan di server pusat, sedangkan cabang-cabangnya terhubung melalui jaringan komputer untuk mengakses database yang terletak di sever pusat tersebut.
Setelah kita mengetahui pengertian database beserta manfaat database, selanjutnya kita juga perlu tahu komponen-komponen apa saja yang ada di dalam sistem database. Sistem database akan dibahas pada artikel berikutnya.
Definisi Table Database

Tabel adalah kumpulan data terkait diadakan dalam format terstruktur dalam database. Ini terdiri dari bidang (kolom), dan baris.

 Dalam database relasional dan database flat file, tabel adalah seperangkat elemen data (nilai) menggunakan model kolom vertikal (diidentifikasi dengan nama) dan baris horizontal, setiap sel menjadi unit di mana baris dan kolom berpotongan.Tabel memiliki sejumlah tertentu kolom, tetapi dapat memiliki sejumlah baris.
Setiap baris diidentifikasi oleh satu atau lebih nilai yang muncul di kolom bagian tertentu. Kolom bagian yang unik mengidentifikasi baris disebut primary key.
"Tabel" adalah istilah lain untuk "hubungan"; meskipun ada perbedaan dalam tabel biasanya multiset (tas) dari baris di mana relasi adalah satu set dan tidak memungkinkan diduplikasi. Selain baris data aktual, tabel umumnya telah berhubungan dengan beberapa metadata, seperti kendala di atas tabel atau pada nilai-nilai dalam kolom tertentu.


Berikut Contoh Table pada Database :


Definisi Field Database

Field adalah kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti, maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau NamaBarang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu table untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan di isikan.


Contoh:Sebuah formulir pajak, misalnya, berisi sejumlah field: satu untuk nama, satu untuk nomor Jaminan Sosial, satu untuk penghasilan Anda, dan sebagainya.
Dalam sistem database, field adalah unit terkecil dari informasi yang Anda dapat mengakses. Dalam spreadsheet, field disebut sel.

Sebagian besar bidang memiliki atribut tertentu yang terkait dengan mereka. Sebagai contoh, beberapa bidang yang numerik sedangkan yang lain adalah tekstual, beberapa panjang, sementara yang lain pendek. Selain itu, setiap bidang memiliki nama, disebut Field.
Dalam sistem manajemen database, field dapat diperlukan, opsional, atau dihitung.
Field yang diperlukan adalah satu di mana Anda harus memasukkan data, sementara bidang opsional adalah salah satu Anda dapat meninggalkan kosong. Sebuah field dihitung adalah salah satu yang nilainya berasal dari beberapa rumus yang melibatkan field lain.
Apabila Anda tidak memasukkan data ke field sysistem otomatis mengingatkan yang benar.

Berikut Contoh dari Field





Definisi Primary Key Database

Dalam sebuah data base terdapat istilah yang disebut Primary Key.
Primary Key adalah sebuah field dari suatu tabel database yang menunjukan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak boleh diisi oleh data yang sama, dengsn kata lain primary key membuat setiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu dengan yang lainnya.
Primary key berguna untuh sebagai hasil pencarian, pengurutan, dan berbaga operasi query lainnya.Dengan memilih primary key kita dapat melakukan pencarian, pengurutan, dan penampilan data secara cepat.
Berikut adalah contoh dari Primary Key :


Relasi tabel Database

DEFINISI RELASI TABEL DATABASE


Relasi adalah hubungan antara tabel yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata. Relasi merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan lainnya yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi untuk mengatur mengatur operasi suatu database. Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3 macam hubungan, yaitu : 

One-To-One (1-1)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data pada tabel pertama dihubungkan hanya ke satu baris data pada tabel ke dua". Contohnya : relasi antara tabel mahasiswa dan tabel orang tua. Satu baris mahasiswa hanya berhubungan dengan satu baris orang tua begitu juga sebaliknya.


contoh relasi one-to-one
One-To-Many (1-N)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data dari tabel pertama dapat dihubungkan ke satu baris atau lebih data pada tabel ke dua". Contohnya : relasi perwalian antara tabel dosen dan tabel mahasiswa. Satu baris dosen atau satu dosen bisa berhubungan dengan satu baris atau lebih mahasiswa.
contoh relasi one-to-many
Many-To-Many (N-M)
Mempunyai pengertian "Satu baris atau lebih data pada tabel pertama bisa dihubugkan ke satu atau lebih baris data pada tabel ke dua". Artinya ada banyak baris di tabel satu dan tabel dua yang saling berhubungan satu sama lain. Contohnya : relasi antar tabel mahasiswa dan tabel mata kuliah. Satu baris mahasiswa bisa berhubungan dengan banyak baris mata kuliah begitu juga sebaliknya.


 contoh relasi Many-To-Many


Berikut adalah Contoh Relasi Tabel Database :